Ntah sudah menjadi sebuah tren
atau kebiasan yang terbentuk dengan sendirinya bahwa saat ini Ketidakpedulian
sudah menjadi penyakit bagi banyak orang, hal ini menimbulkan orang-orang yang
mengaku kenal banyak orang tapi tidak mengenal tetangganya sendiri. Mengenal
orang yang ribuan kilometer jauhnya, tapi tidak menyapa orang yang duduk
disampingnya.
Mungkin salah satu penyebabnya
adalah manusia sekarang sangat senang di dunia kerja, ntah itu tuntutan dari
kerja atau memang gemar dikantor, saya tidak tahu. Secara penelitian setiap
manusia dapat bekerja secara optimal hanya sekitar 8 jam sehari dan 5 hari dalam
seminggu, tapi ntah kenapa manusia sekarang gemar bekerja hingga lebih dari 12
jam sehari dan bekerja 7 hari dalam seminggu. Saya tidak tahu apakah memang
load pekerjaannya sebanyak itu atau bagaimana, kalau memang beban kerja
sebanyak itu maka pekerjaan tersebut sudah kurang sehat, perlu ada perbaikan
dalam jumlah personilnya, kalau tidak berarti ada yang salah dengan manusianya,
yang sering buang-buang waktu.
Atau mungkin penyebab lainnya
adalah, bahwa saat ini kebanyakan orang akan berjalan tanpa melihat kiri dan
kanan dan tetap sibuk dengan sebuah benda tipis berbentuk kotak ditangan, dan
sibuk dengan dunianya sendiri tanpa peduli hal menarik yang ada disekitarnya
(terkadang menimbulkan bahaya kecelakaan lalu lintas karena tidak memperhatikan
jalan). Hal tersebut bukan hanya hal yang umum melihat keadaan masyarakat ibu
kota bahkan sudah mulai sampai ke kabupaten atau bahkan desa tertentu.
Hampir sama dengan bekerja,
kebanyakan manusia saat ini menghabiskan lebih banyak waktu dengan smartphone
dari pada berinterkasi dengan orang lain atau bahkan melakukan aktifitas lain,
banyak orang yang menghabisakan hari dari pagi hingga malam hanya dengan
smartphone terkadang ada satu dua orang yang bahkan sampai lupa makan, lupa
tidur hingga akhirnya berujung kematian. Saat ini kita bisa melihat bahwa
hampir setiap orang hidup tidak bisa lepas dari smarphonenya, menit ini buka
WA, menit selanjunya buka Instagram, selanjut facebook dan kembali ke WA lagi
dan seterusnya hingga melewatkan banyak hal menarik yang ada disekitarnya. Terkadang
saya membayangkan bagaimana jika ada kekuatan gaib yang secara tiba-tiba
menghilangkan seluruh gadget/smartphone, apa yang akan terjadi, Mungkin
sebagian orang akan bingung dengan dirinya, apa yang harus dilakukan dan bagaimana
harus melakukannya karna banyak orang yang sudah lupa serunya bermain karena
sudah digantikan oleh aplikasi permainan yang disebut-sebut memiliki nikmat
yang sama, apa iya? Mungkin suatu saat nanti manusia sudah lupa cara berjalan
karena aplikasi (tersinspirasi film Wall-E)
Apakah ini yang disebut kemajuan
tekhnologi, atau kita saat ini sedang dikendalikan teknologi, bukan bermaksud
menolak teknologi, semua ini luar biasa, tapi jangan sampai semua keluarbiasaan
ini menekan sifat dasar manusia yang disebut sebagai makhluk bersosial, ataupun
berinteraksi dengan sesama. Apakah hal disampaiakn dalam film yang bercerita
dalam dunia modern akan benar benar terjadi. Dimana dunia akan dikuasai oleh
robot atau munculnya makhluk lain karena musnahya manusia karena kebodohannya
sendiri.
Bisa jadi ya, bisa jadi tidak.
Kalau manusia tetap dengan cara hidup yang sealu bergantung dengan alat tanpa
mau mengasah kemampuannya saya rasa bisa jadi jawabannya jadi ya, karena tidak
ada manusia yang baru lahir langsung bisa berjalan atau bahkan merangkak, semua
manusia segala sesuatu harus dilatih, melatih
tubuhnya sehingga bisa. Maka ketika manusia selalu bergantung kepada peralatan
yang dibuatnya sendiri maka manusia tidak akan bisa apa-apa.
Atau jawabannya bisa jadi tidak
atau bahkan membuat manusia lebih hebat lagi apabila kita menggunakan tekhnologi
sebagaimana fungsinya yaitu bagaimana kita melatih tubuh kita untuk dapat
melakukan sesuatu yang lebih baik dari apa yang bisa kita capai tanpa bantuan
alat.
Hadirnya tekhnologi harusnya
membuat masyarakat lebih dekat dan lebih bisa mengerti satu sama lain,bukanya
malah menghilangkan rasa kepedulian terhadap sesama, atau bahkan meningkatkan
kejahatan.
Jadi sebelum terlambat, mari
merubah diri, mengembalikan tekhnologi pada keinginan penciptanya, bukan untuk
menjadi barang criminal, atau barang yang membuat kita jadi malas, atau barang
yang membuat kita lupa akan sekitar kita, karena manusia adalah makhluk social
yang harus selalu hidup berdampingan, karena tanpa sesamanya manusia akan
musnah dengan sendirinya.
Mari sekali-sekali tinggalkan
dunia maya, kembali kedunia nyata dan bersosial dengan orang-orang disekitar,
bukan orang-orang yang bahkan tidak kenal secara fisik, hanya tau dari dunia
maya.
Dulu orang bisa hidup tanpa
smartphone namun sekarang kenapa tidak.