Sekarang kalimat itu sudah
terdengar kuno serta sudah banyak persepsi yang mengatakan hanya orang bodoh
yang bekerja di kantoran ini bukan saatnya lagi untuk terpenjara di kubikal 2m
x 2m, kalau anda pintar bukalah usaha sendiri karena menjalankan bisnis itu
lebih menarik, lebih menantang dan anda akan memiliki kebebasan serta waktu
anda hanya milik anda sendiri. Hah, Apa semua itu benar?? Atau hanya dusta
belaka? Kalau seperti itu mana yang harus saya pilih, melanjutkan karir untuk
bekerja dikantoran atau memulai untuk usaha sendiri dan melarikan diri dari
penjara kubikal saya, atau melaksankan keduanya? (sepertinya saya akan memilih
untuk tetap bekerja di penjara saya, sudah nyaman)
Kalau anda bingung dan mau
bertanya kepada saya, maka saya akan menjawab anda dengan jawaban paling
mengesalkan yang sudah sering anda dengarkan yaitu. Tapi apa daya Cuma itu yang
bisa saya katakan. “Kerjakanlah apa yang anda senangi, Tak peduli apa yang
dikatakan orang lain, dunia ini akan selalu berputar begitupun pemikiran dan
cara hidup akan selalu berubah dan berulang”. Mungkin saat ini trennya adalah
berbisnis namun suatu hari nanti saat semua orang sudah mulai bosan dengan
berlari menuju hal yang sama maka akan muncul kembali berlari dengan tujuan
yang berbeda yaitu tren bekerja dikantoran, jadi dari pada pusing memikirkan
hal itu, ada baiknya anda bekerja sesuai keinginan anda.
Akan selalu ada kebimbangan dalam
pemilihan pekerjaan, sebagai contoh, mungkin orang memulai untuk bisnis akan berfikir bekerja dikantoran
jelasnya, cukup datang setiap hari kekantor maka penghasilan tetap akan datang
dan karir jelas, namun hidup dikantor tak seindah itu bung, ada banyak tekanan
yang harus dihadapi belum lagi persaingan yang harus dihadapi dari sesama
karyawan ya kecuali hanya ingin jadi karyawan yang biasa-biasa saja. Atau mungkin
orang kantoran berfikir berbisnis itu enak ya, waktunya lebih flexi lebih bisa mengatur
waktu sendiri, yaha mungkin sekilas dilihat ia, tapi kalau anda ingin sukses di
dunia bisnis maka tidak ada katai santai disana, tak ada kata mengatur jadwal
sendiri, yang ada pelanggan yang mengatur jadwal anda, kecuali anda hanya ingin
menjadi pebisnis biasa saja, ya mungkin bisa dimaklumi.
Nah, dari pada pusing memikirkan
kelebihan pekerjaan lain tanpa memperhatikan susahnya lebih baik tentukan
pilihanmu berdasarkan bakat yang dimiliki atau kesenangan yang anda miliki yah
walaupun terkadang apa yang kita senangi itu akan selalu baik bagi kita, tapi
yang namanya sudah disenangi dan ada peluang, pasti suatu saat akan ada jalan
menuju sukses, karna ketika kita senang mengerjakan sesuatu maka hasilnya akan
lebih maksimal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar